WINDOWS MOVIE
MAKER
Oleh : Indra Ginanjar
Mungkin
software ini sudah tidak asing bagi anda-anda semua, karena software ini sudah
tersedia pada saat kita menginstall OS (umunya di WinXP, klo Win7& WinVista
hanya versi tertentu yang sudah di sediakan, selainnya harus mendownload
sendiri di web resminya). Tujuan dengan adanya software ini adalah untuk
mempermudah kita dalam melakukan editing video & gambar tanpa perlu skill
khusus.
Bisa di bilang software ini di peruntukan untuk orang awam. Software di
khususkan untuk melakukan editing secara standart tidak seperti
software-software editing khusus professional.
Windows Movie Maker atau disingkat WMM
adalah sebuah program editing video yang sederhana, didesain untuk pemilik PC
dengan sedikit pengalaman untuk membuat video rumahan. Sebenarnya Microsoft
sudah memperkenalkan fasilitas WMM ini di Windows Millennium Edition (Me)
beberapa waktu lalu. Namun waktu itu masih sebagai tambahan atau Accessories.
Dengan WMM ini Anda bisa melakukan
pengeditan video sederhana dan memainkannya melalui Windows Media
Player. Kemudian Anda juga bisa mengkopinya ke CD dan dijadikan koleksi
video Anda.
Keistimewaan Windows Movie Maker ini
mampu bekerja dengan baik pada video kamera digital maupun analog. Meskipun WMM
ditujukan untuk bekerja langsung pada camcorder DV. Namun WMM ini pun sudah
mendukung capture card analog PCI dan web kamera berbasis USB. Hal ini dapat
Anda buktikan ketika memasang DV Camcorder maka pada saat Anda menjalankan
Microsoft Windows XP maka secara otomatis akan dikenali dan membuka Windows
Movie Maker.
Jadi, windows movie maker adalah program atau software pengolah
video yang bawaan dari windows XP. Movie Maker terinstall sewaktu Anda
menginstall windows xp secara otomatis. Meskipun program bawaan dan bukannya
program yang berdiri sendiri, Movie Maker mampu menjadi program video editing
yang handal. Hal ini tidak terlepas dari kemudahan dalam penggunaannya, baik
itu yang pemula dan menengah, dikarenakan dukungan dari Microsoft yang menyediakan
update dan fitur tambahan di website mereka.
a.
Kebutuhan System
Movie Maker membutuhkan kondisi tertentu
untuk dapat berjalan dengan baik dan optimal. Agar windows Movie Maker ini
berjalan dengan baik agar bisa memenuhi beberapa persyaratan yang standart
yaitu :
-
Minimal Menggunakan Windows XP Home Edition atau Windows XP Profesional.
-
Kapasitas komputer minimal Processor Intel Pentium III 600 Mhz atau
Processor AMD Athlon, RAM 128 Mb, Harddisk 10 Ghz.
-
Memiliki peralatan untuk meng-capture Audio (untuk meng-capture audio dari
sumber external), dan memiliki DV atau peralatan untuk meng-capture video
analog.
b. Jenis
File
Pada
Windows Movie Maker akan disimpan pada format file Windows Media. Tetapi dapat
juga mengimport file lain pada Windows Media seperti mengimport file biasa,
contohnya :
-
File Video : .asf, .avi, .m1v, .mp2, .mpe, .mpeg, .mpg,
.mpv2, .wm, .wmv
-
File gambar : .bmp, .dib, .emf, .gif, .jfif, .jpe, .jpeg, .jpg, .png,
.tif, .tiff, .wmf
-
File Audio : .aif, .aifc, .asf, .au, .mp2, .mp3, . mpa,
.snd, .wav, .wma
Manfaat
Mempelajari Windows Movie Maker
Dalam kehidupan sehari-hari terkadang
kita ingin mendokumentasikan sebuah kenangan yang menurut kita indah dan perlu
untuk di dokumentasikan. Dokumentasi tersbut dapat berupa foto, tulisan, maupun
vidio ( gambar bergerak ).
Diantara
manfa’at pengeditan windows movie maker:
1.
Tampilan vidio yang lebih menarik.
2.
Mampu membuat vidio klip sebuah album.
3.
Dapat menampilkan vidio dengan variasi musik.
Beberapa Menu
yang Digunakan dalam Windows Movie Maker
Untuk memulai atau membuka program ini
dapat dilakukan dengan langkah-langkah seperti dibawah ini :
Clik
Start - Program - Windows Movie Maker
a.
Menu bar dan Toolbar
Menu bar
merupakan fungsi-fungsi yang biasa digunakan untuk perintah-perintah, sedangkan
Toolbar untuk melakukan perintah yang digunakan lebih cepat.
b. Movie
Tasks Pane
Movie digunakan
untuk membantu mengoperasikan perintah dalam pembuatan film. Cara
menampilkannya yaitu :
Clik Menu
View – Task Pane
Berisi option
untuk memulai pembuatan Film, seperti peng-capturan video dan Import video,
gambar serta audio dari file yang telah ada sebelumnya.
Ø Edit Movie
Berisi option
yang digunakan pada proses pembuatan film. Seperti melihat video, gambar,
efek-efek audio dan video, transisi setiap perpotongan film dan gambar, membuat
judul atau teks dan credits pada film. Serta dapat juga menggunakan AutoFilm
untuk membuat film secara otomatis.
Ø Finish Movie
Berisi option
yang digunakan untuk menyimpan film yang sudah jadi. Contohnya untuk disimpan
pada komputer, CD, dikirim sebagai attachment e-mail, ke Web atau ke tape pada
Kamera DV.
Ø Movie Making Tips
Berisi
pertolongan yang dapat anda gunakan sebagai pelengkap perintah umum yang ada
pada windows Movie Maker.
c.
Collection Pane
Collections
dapat digunakan untuk menampilkan collection yang berisi Klips. Collection
berada di sebelah kiri dari Windows Movie Maker, cara untuk menampilkannya
yaitu :
Clik Menu
View – Collections (atau menggunakan Toolbar)
d.
Preview (Monitor)
Fungsi Preview
untuk menampilkan klip secara individu atau seluruh proyek. Dengan menggunakan
preview (monitor), dapat melihat proyek sebelum menyimpannya sebagai film.
e. Storyboard
dan Timeline
Area membuat dan
mengedit proyek akan ditampilkan dengan dua tampilan, yaitu storyboard dan
timeline.
Perbedaan antara
bekerja dengan storyboard atau timeline yaitu :
Storyboard/
timeline
Menunjukkan
bahwa perintah dapat ditampilkan dengan storyboard dan timeline.
Ø Storyboard
Menunjukkan
bahwa perintah hanya dapat ditampilkan dengan storyboard saja. Storyboard
menjadi default pada Windows Movie Maker, menggunakan storyboard untuk melihat
rangkaian atau urutan klip pada proyek dan dengan mudah mengaturnya lagi jika
diperlukan. Tampilan ini juga memungkinkan melihat efek-efek video atau
transisi video yang ditambahkan.
Ø Timeline
Menunjukkan
bahwa perintah hanya dapat ditampilkan dengan timeline saja. Mempergunakan
timeline untuk melihat kembali atau memodifikasi timing klip pada proyek,
membesarkan atau mengecilkan gambar secara detail dari proyek, merekam narasi,
atau mengatur level audio, transisi film, Title overlay untuk membuat teks di
film. Waktu tampilkan sebagai jam:menit:datik, seper seratus detik (h:mm:ss:hs)
Langkah-langkah
membuat windows movie maker
a.
Mengimport file
Mengimport file
gambar bisa dari harddisk pada komputer, komputer jaringan, CD atau dari media
penyimpanan yang lain. Ketika mengimport file pada Windows Movie Maker bisa
mengimport satu atau beberapa file sekaligus.
Langkah-langkah
mengimport yaitu :
Klik Import
Picture / gambar di bagian Capture video
Muncul menu
import untuk mencari file gambar yang kita simpan
Pilih file
gambar yang kita inginkan
Klik import
b.
Menempatkan gambar ke Storyboard
Untuk
menempatkan gambar kita tinggal memilih gambar di Collection lalu di drag ke
storyboard.
c.
Memberikan pemisah atau transisi
Untuk memberikan
pemisah setiap gambar kita harus menempatkan transisi di bagian potongan gambar
yang sudah disediakan oleh Movie Maker.
Transisi berada
di Edit Movie, untuk memberikan transisi klik View Video Transisi lalu pilih
salah satu model transisi setelah itu di Drag ke bawah tempatkan di
Posisi Transisi. Lihat Gambar di bawah ini.
d.
Memberikan Effek pada gambar
Pemberian effek
di gambar agar gambar nampak lebih beda dari suasana yang aslinya.
Effek berada
sama dengan transisi yaitu di Edit Movie dan cara penempatan effek juga sama
yaitu dengan cara mendrag effek tempatkan pada posisi effek di storyboard.
Lihat gambar
Kelebihan dan
Kelemahan Pada Sebuah Windows Movie Maker
Kelebihan dari sebuah WMM Jika aplikasi
sudah mendukung fasilitas impor maka sudah dipastikan akan sangat bermanfaat
dan akan disukai banyak orang. Dalam hal ini Microsoft Windows XP bisa
digunakan untuk mengimpor klip video dari camcorder analog atau VCR dengan
menggunakan adapter yang murah. Sebagai gambaran beberapa fasilitas yang
didukung oleh proses ini adalah:
1. Mengimpor
video klip dari video kamera digital
2. Menyimpan
seluruh koleksi video rumah di komputer PC
3. Mengatur
klip-klip sesuai dengan urutan yang kita inginkan
4. Menggunakan
efek Fade atau Dissolve antar klip
5. Menangkap
gambar diam dari video klip
6. Memberi
judul, musik latarbelakang, efek suara, dan narasi suara ke dalamvidio.
7. Menyimpan
lebih dari 20 jam video untuk setiap Gigabyte ruang harddisk kita.
8. Membuat
katalog dan mengorganisir video kita dengan cepat dan mudah
9.
User friendly
10.
Tampilan yang mudah di mengerti
11.
Tidak membutuhkan skill khusus
12.
Animasi yang di sediakan cukup variatif
13.
Tidak membutuhkan spesifikasi & HDD terlalu besar
14.
User bisa mengatur kualitas dari editan yg di kerjakan serta batasan
ukuranvideo
Kelemahan
Windows Movie Maker
1.
Terkadang sering not responding (entah saat export/import/save).
2.
Terjadi penutup program kerja saat melakukan pengeditan WMM.
Gambar Tampilan
Windows Movie Maker
Windows Movie Maker